Kompetensi Lulusan Prodi Pendidikan Fisika

Kompetensi Lulusan


Learning outcomes lulusan Program Studi Pendidikan Fisika S1 diturunkan dari profil yang telah ditetapkan, mengacu pada  Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan  RI  nomor 73 tahun 2013 tentang KKNI dan nomor 49 tahun 2014  tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi yaitu :

Sikap

  1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan etika
  3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara serta rasa tanggung jawab pada negara dan bangsa
  4. Berperan sebagai warga Negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggung jawab pada negara dan bangsa
  5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama dan kepercayaan seta pendapat atau temuan orisinal orang lain
  6. Bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan
  7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara
  8. Menginternalisasi nilai, norma dan etika akademik
  9. Menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahlian fisika secara mandiri
  10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan dan kewirausahaan

 

Pengetahuan 

Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pendidikan fisika secara mendalam, serta mampu memformulasikan untuk penyelesaian masalah yang meliputi :

  1. Menguasai wawasan MIPA dan mampu menggunakan konsep- konsep dasar sains untuk memecahkan masalah fisika.
  2. Menguasai konsep teoretis fisika klasik, modern, dan kuantum serta aplikasinya dalam teknologi dan kehidupan sehari-hari. .
  3. Menguasai pengetahuan tentang peserta didik, teori dan metodologi pembelajaran, prinsip, prosedur, dan pemanfaatan evaluasi.
  4. Menguasai metode ilmiah dan prinsip dasar piranti lunak untuk menganalisis dan menyusun strategi penyelesaian masalah pendidikan fisika.
  5. Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium Fisika/IPA sekolah.
  6. Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengurangan resiko dan pengelolaan bencana alam bagi komunitas sekolah.

Keterampilan  Khusus

Mampu mengaplikasikan bidang keahliannya dan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni pada bidangnya dalam penyelesaian masalah serta mampu beradaptasi pada situasi yang dihadapi

  1. Mampu merencanakan, melaksanakan, dan  mengevaluasi pembelajaran fisika sesuai dengan karakteristik peserta didik, karakteristik materi fisika melalui pendekatan saintifik.
  2. Mampu memanfaatkan berbagai sumber belajar, media pembelajaran berbasis ipteks, dan potensi lingkungan setempat, sesuai standar proses dan mutu, sehingga peserta didik memiliki keterampilan proses sains, berpikir kritis, kreatif dan menyelesaikan masalah .
  3. Mampu melakukan analisis terhadap berbagai alternatif pemecahan masalah pendidikan fisika dan menyajikan simpulannya sebagai dasar pengambilan keputusan.
  4. Menguasai teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung pembelajaran fisika.
  5. Terampil membelajarkan konsep-konsep dalam ilmu fisika, dan mengomunikasikannya dalam bahasa inggris (khususnya bagi kelas internasional / unggulan) pada peserta didik.
  6. Mampu mengembangkan semangat kewirausahaan dalam bidang pendidikan fisika dan fisika.

 

Keterampilan Umum

  1. Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ipteks yang menerapkan nilai humaniora.
  2. Mampu mengkomunikasikan ide, hasil pemikiran ataupun riset di bidang pendidikan fisika  yang telah dilakukan  melalui kaidah dan etika ilmiah dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi atau media ilmiah.
  3. Mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisis informasi dan data, dan mampu memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alternatif  solusi secara mandiri dan kelompok.
  4. Memiliki landasan keilmuan yang memadai untuk melanjutkan ke jenjang S2, serta mampu mengikuti perkembangan dan pemutakhiran ilmu.
  5. Mampu menjaga dan mengembangkan kesejawatan dengan pembimbing, kolega, maupun sejawat  baik di dalam maupun di luar lembaga.
  6. Mampu bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok / organisasi.